Pembaruan 2026

Wilayah

Nusantara direncanakan terdiri dari sembilan wilayah pengembangan, masing-masing dengan perannya sendiri, mulai dari pemerintahan dan keuangan hingga energi, pendidikan dan pangan. Peta IKN saat ini sebagian besar menampilkan kawasan inti pusat pemerintahan, tetapi kesembilan wilayah termasuk dalam perencanaan.

Wilayah pengembangan
9
Luas total (darat dan perairan)
322.429ha
Luas daratan
252.660ha
Perairan laut
69.769ha
  • Inti pemerintahan(1)
  • Kawasan IKN (K-IKN)(2–6)
  • Kawasan Pengembangan (KP-IKN)(7–9)
Atau scroll ke bawah untuk melihat setiap wilayah.
Wilayah 1 dari 9 · Inti pemerintahanKawasan Inti Pemerintahan

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)

Jantung ibu kota dan pusat pemerintahan nasional. Di sini terdapat Istana Negara, kantor kementerian dan lembaga, kawasan diplomatik, fasilitas pertahanan dan keamanan, serta hunian pejabat negara.

6.671ha66,7 km²
9% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 2 dari 9 · Kawasan IKN (K-IKN)Pusat Keuangan

IKN Barat

Direncanakan sebagai penggerak ekonomi Nusantara, kawasan keuangan dan bisnis untuk perbankan, perkantoran perusahaan, perdagangan dan jasa. Ini adalah wilayah terluas dari kesembilan wilayah.

17.206ha172,1 km²
24% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 3 dari 9 · Kawasan IKN (K-IKN)Energi Terbarukan

IKN Selatan

Dialokasikan untuk energi terbarukan, mendukung rencana ibu kota yang digerakkan oleh energi bersih.

6.753ha67,5 km²
9% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 4 dari 9 · Kawasan IKN (K-IKN)Pariwisata dan Hiburan

IKN Timur I

Pariwisata, hiburan, rekreasi dan olahraga, menyediakan tempat bagi warga dan pengunjung untuk menghabiskan waktu luang.

9.761ha97,6 km²
13% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 5 dari 9 · Kawasan IKN (K-IKN)Pendidikan

IKN Timur II

Berfokus pada pendidikan, dengan ruang untuk universitas dan kampus beserta layanan pendukungnya. Ini adalah wilayah terkecil di dalam Kawasan IKN.

3.720ha37,2 km²
5% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 6 dari 9 · Kawasan IKN (K-IKN)Inovasi dan Riset

IKN Utara

Pusat riset, inovasi dan pengembangan teknologi, dengan ruang untuk lembaga riset dan perusahaan teknologi.

12.067ha120,7 km²
17% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 7 dari 9 · Kawasan Pengembangan (KP-IKN)Komoditas dan Perdagangan

Simpang Samboja

Di luar kota inti, dekat jalan tol Balikpapan–Samarinda. Direncanakan untuk komoditas, perdagangan dan logistik.

2.986ha29,9 km²
4% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 8 dari 9 · Kawasan Pengembangan (KP-IKN)Industri Pertanian

Kuala Samboja

Direncanakan untuk agroindustri: mengolah hasil tanaman dan pertanian menjadi produk bernilai tambah bagi kawasan.

4.299ha43 km²
6% dari luas gabungan kesembilan wilayah
Wilayah 9 dari 9 · Kawasan Pengembangan (KP-IKN)Perikanan dan Pertanian

Muara Jawa

Di pesisir dekat delta Mahakam, menggabungkan perikanan dan pertanian dengan pelayanan publik bagi masyarakat sekitar.

9.084ha90,8 km²
13% dari luas gabungan kesembilan wilayah

Kesembilan wilayah bersama-sama

Wilayah 1 sampai 6 bersama-sama membentuk Kawasan IKN (K-IKN), yaitu kota ibu kota itu sendiri. Wilayah 7 sampai 9 berada di Kawasan Pengembangan (KP-IKN) yang jauh lebih luas di sekitarnya, yang menghubungkan ibu kota dengan Balikpapan, Samarinda dan pesisir.

Luas wilayah, dari yang terbesarArahkan kursor ke batang untuk melihat wilayahnya di peta, klik untuk mengunjunginya.
  • Inti pemerintahan(1)
  • Kawasan IKN (K-IKN)(2–6)
  • Kawasan Pengembangan (KP-IKN)(7–9)
Kawasan IKN (K-IKN)
56.159 ha
Kawasan Pengembangan (KP-IKN)
196.501 ha
Buka Peta IKN

Sumber: Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), presentasi Nusantara Development Zone, berdasarkan Peraturan Presiden No. 63/2022 dan UU No. 21/2023. Angka dalam hektare.