Alam & Satwa Liar

Tujuh hutan lindung, lahan basah, dan pusat rehabilitasi di sekitar Nusantara, beserta satwa liar yang menjadikannya rumah.

Gambar yang mewakili Alam & Satwa Liar halaman
Thomas Fuhrmann

Alam & Satwa Liar

Nusantara menyebut dirinya sebagai "kota dalam hutan, dengan hutan dalam kota," dan itu bukan sekadar slogan tentang ruang hijau di kawasan terbangunnya sendiri. Nusantara berada di dalam salah satu titik keanekaragaman hayati terkaya di dunia, Pulau Kalimantan, dan rencana induknya sendiri dibangun di sekitar jaringan hutan lindung, lahan basah, dan koridor satwa liar yang membentang jauh melampaui batas wilayah ibu kota. Sebagian lokasi ini berada di dalam wilayah Nusantara; beberapa lainnya berada tepat di luarnya, di Balikpapan atau Kutai Kartanegara yang bertetangga, namun tetap disebutkan sebagai bagian dari jaringan satwa liar yang sama dalam Rencana Induk Keanekaragaman Hayati resmi Nusantara.

Di antara ketujuh lokasi ini, hidup orangutan Kalimantan, bekantan, pesut mahakam, beruang madu, dan puluhan spesies lain yang tidak ditemukan di tempat lain mana pun di dunia.

Tujuh Lokasi