BSH Community Hub
- Mulai dibangun
- 2023
- Selesai
- 2025
- Luas
- 1.695 ha
BSH Community Hub adalah kawasan pengembangan campuran (mixed-use) bergaya lifestyle di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Terletak di Zona 1A Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), proyek ini dikembangkan oleh PT Karya BSH Mandiri, sebuah perusahaan properti lokal, di atas lahan seluas 1,7 hektare, dengan total rencana investasi sebesar Rp370 miliar yang dilaksanakan dalam dua tahap.
Sejarah dan Pembangunan
Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilaksanakan pada 21 Desember 2023, dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, Jokowi menyambut baik investasi dari PT Karya BSH Mandiri, seraya menyebut bahwa proyek ini menjawab kekosongan fasilitas di IKN saat itu, mengingat belum ada hotel bintang tiga maupun restoran di kawasan tersebut.
Proyek ini direncanakan dibangun dalam dua tahap:
- Tahap 1 (sekitar Rp140 miliar): hotel bintang tiga Qubika (Rp100 miliar), gedung pertemuan (Rp30 miliar), dan Restoran Kampung Kecil (Rp10 miliar).
- Tahap 2 (sekitar Rp230 miliar): gedung apartemen (Rp200 miliar) dan food court (Rp30 miliar).
Pembangunan Tahap 1 dimulai pada Januari 2024, dengan target penyelesaian awal selama enam bulan. Pada praktiknya, jadwal ini molor cukup jauh dari rencana semula: Qubika Boutique Hotel Nusantara mulai melayani publik secara terbatas pada periode libur Lebaran 2025, sementara Restoran Kampung Kecil baru diresmikan secara resmi pada 16 Juli 2025.
Desain dan Fasilitas
BSH Community Hub mengusung konsep desain modern yang memadukan ruang terbuka hijau, taman, dan plaza untuk menciptakan suasana nyaman yang mendukung interaksi sosial. Fasilitas yang direncanakan meliputi:
- Qubika Boutique Hotel Nusantara (hotel bintang tiga)
- Gedung pertemuan
- Restoran Kampung Kecil
- Apartemen (rencana, Tahap 2)
- Food court (rencana, Tahap 2)
Kawasan ini juga dirancang dengan jalur pejalan kaki dan ruang publik yang saling terhubung, sehingga pengunjung dapat berpindah dengan mudah antarfasilitas.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Proyek ini disebut berpotensi menyerap hingga 1.000 tenaga kerja, dengan prioritas bagi tenaga kerja lokal dan masyarakat adat Kalimantan. Sebagaimana proyek investasi swasta lainnya di IKN, proyek ini juga berpeluang memperoleh insentif fiskal yang ditawarkan pemerintah bagi usaha kecil dan menengah yang berinvestasi di ibu kota baru, termasuk pembebasan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan pajak penghasilan karyawan.
Status Terkini
Hingga pertengahan 2026, dua fasilitas utama Tahap 1, yaitu Qubika Boutique Hotel Nusantara dan Restoran Kampung Kecil, telah beroperasi, meski keduanya baru benar-benar beroperasi untuk publik sekitar satu tahun lebih lambat dari target awal proyek, yakni rampung sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI pada Agustus 2024. Status gedung pertemuan yang menyertainya belum dilaporkan secara jelas dalam pemberitaan terbaru. Pembangunan komponen Tahap 2, yaitu gedung apartemen dan food court, belum dimulai berdasarkan pemberitaan terbaru yang tersedia, dan belum ada jadwal yang diumumkan mengenai kapan pembangunannya akan dimulai.
Objek
Yang termasuk lokasi ini
Lokasi
Lihat lokasi lainnya berikut ini








